|


|
|
|
|
KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH
GBI INTERCON - JAKARTA
Plasa Intercon Blok G JAKARTA BARAT (Cabang khusus 7 GBI GATOT SOEBROTO)
"TEROBOSAN DALAM HAL KEUANGAN"
Pembicara: Pdp. Roy Tanudjaja, MSc

Tanggal 29 May 2011 Ibadah Raya IV (jam 16.30 W.I.B)
Ayat Firman Tuhan :
Ulangan 15:4:Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka."
Salah satu penyebab masalah dalam keluarga adalah hal keuangan (selain hal komunikasi, peran dan tanggung jawab dalam keluarga, PIL/WIL). Orang beriman harus memiliki terobosan dalam keuangan, dimana TUHAN dapat mempercayakan keuangan yang lebih dalam keluarga kita. Hal ini di dasari oleh konsep bahwa keuangan serta segala berkat yang kita miliki adalah bersumber dari TUHAN.
Pengakuan kita bahwa berkat dan kekayaan datangnya dari TUHAN akan membuat kita dapat menguasai kekayaan yang TUHAN percayakan dan tidak dikendalikannya (1 Timotius 6:10) Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksanya dengan berbagai-bagai duka.
Rahasia kebenaran Firman Tuhan supaya mengalami terobosan keuangan :
1. Cari SUMBER BERKATnya, yaitu TUHAN Yesus Kristus
Mazmur 24:1 TUHAN lah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamNya.
Yesus adalah sumber dari segala berkat dalam kehidupan.Jika kita memiliki sumber berkat dan tinggal di dalamnya, maka kita tidak akan pernah kekurangan sesuatu pun yang baik (Matius 6:33)Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Kesadaran bahwa Tuhan Yesus adalah sumber berkat dan kehidupan akan melenyapkan ketamakan dan membuat kita hidup bergantung kepada TUHAN . Lukas 12:15 Kata-Nya lagi kepada mereka:"Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
2. Melakukan persembahan yang dikehendaki TUHAN dengan taat dan setia.
Ulangan 14:22 "Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasul benih yang tumbuh di ladangmu, tahun demi tahun.
Mengembalikan Persepuluhan adalah suatu tindakan iman dan sikap hati yang mengakui bahwa segala yang kita miliki adalah milik TUHAN.
3. MENABUR dengan sikap hati yang benar.
Menabur dengan KASIH. 2 Korintus 9:6 "Camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak juga." Konsep Firman Tuhan adalah tuaian lebih besar dari apa yang kita tabur. Karena itu milikilah karakter seorang penabur, sehingga kita meraih berkat-berkat Allah yang dijanjikan-Nya.
Menabur dengan SUKACITA tanpa paksaan. 2 Korintus 9:7"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita."
4. Bijaksana dalam Mengelola Keuangan.
Amsal 21:5" Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.".
TUHAN memberikan kepada kita hikmat untuk mengelola dengan baik dan penuh tanggung jawab semua berkat-berkat yang Ia percayakan kepada kita.
II Korintus 9:8. "Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan."
Mazmur 126 :6. "Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya."
"Jangan berhenti menabur, dalam keadaan sulit sekalipun sebab akan tiba saatnya bila kita tidak lelah, kita akan menuai apa yang telah kita tabur."
"KRISTEN YANG DIBENTUK MENJADI PERHIASAN"
Pembicara: Pdt. Natanael Makarawung

Tanggal 22 May 2011 Ibadah Raya IV (jam 16.30 W.I.B)
Ayat Firman Tuhan : Maleakhi 3:17-18
17Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan, Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.
Hari-hari terakhir ini memang banyak kesulitan dan semakin sulit,tetapi TUHAN tetap sanggup memelihara dan memberkati kita dengan kelimpahan (multiplikasi dan promosi).Jika kita tetap bergantung sepenuhnya pada TUHAN.Melalui nats di atas, Firman TUHAN mengajarkan kita bahwa DIA adalah Tuhan yang tahu memperlakukan umat-Nya dengan cara yang ajaib dan luar biasa.
Kita selalu diperlakukan istimewa oleh Tuhan, dipelihara dengan ajaib sekalipun dalam kondisi yang sulit dan tidak memungkinkan (contoh: Keluaran 8:22-23); TUHAN memperlakukan umat-Nya secara khusus dan membedakan mereka dari keadaan orang Mesir. Perlakuan khusus dari TUHAN tidak berlaku bagi semua orang. Hal ini menegaskan bahwa iman Kekristenan tidaklah sesuatu yang murahan tapi suatu proses dengan hati yang mau membayar harga.
Mungkin Anda merasakan pada saat ini tidak ada perlakuan secara khusus dari Tuhan. Kita harus belajar mengerti bahwa perlakuan istimewa dari Tuhan diberikan kepada mereka yang disiapkan oleh Tuhan melalui proses iman dan kehidupan sesuai kehendak-Nya. Dalam ayat 17, perlakuan khusus diperlakukan kepada orang Kristen yang menjadi milik kesayangan Tuhan, yaitu kepada orang-orang yang mau dipersiapkan oleh Tuhan untuk tujuan mulia (sebagai perhiasan).
Persoalannya pada diri kita sendiri Kitalah yang memilih apakah kita menjadi umat yang biasa saja atau umat perhiasan yang siap pakai. Perhiasan yang bagus tidak jadi dalam waktu satu malam tetapi harus melalui proses yang panjang dan sulit.
Demikian juga Tuhan dalam memproses hidup kita, melalui proses itu Tuhan mau memakai kita sebagai perhiasan yang berkualitas dan dapat dipamerkan kepada dunia bahwa "inilah contoh umat kesayangan TUHAN." Jadi kunci menjadi umat "perhiasan" adalah kesediaan kita untuk mau dibentuk oleh TUHAN dengan cara TUHAN sendiri.
Ada 3 kata yang ditakuti dan berusaha untuk dihindari oleh orang Kristen:
1.Pembentukan.
2.Perubahan.
3.Perbedaan.
Ke-3 kata di atas adalah syarat menjadi perhiasannya TUHAN.
* PEMBENTUKAN
Pembentukan adalah awal dari promosi dan multiplikasi. Tuhan bekerja dengan tahapan yang teratur, dimulai dengan pembentukan pribadi kita, kemudian action (aksi/tindakan dan respon kita) dan hasil yang kita terima.
Kejadian 26:12-13 mengemukakan rahasia Ishak diberkati 100 kali lipat.
1. Pribadi / sikap hidup. Ishak bisa diberkati bukan karena tindakan yang dia lakukan aja tapi karena pribadi (karakter) yang telah dibentuk oleh Tuhan (hidup yang dibaharui). Tuhan lebih tertarik dengan karakter kita.
2. Action . Dengan sikap hidup/pribadi yang sesuai dengan kehendak Tuhan, maka Ishak dengan mudah untuk taat (action) dan ia menabur pada saat sulit.
3. Hasil yang dicapai. .Ishak menerima tuaian, yaitu hasil 100 kali lipat
Jadi, syarat menjadi perhiasan TUHAN adalah :
Mempersiapkan diri untuk mau dibentuk oleh TUHAN dan dalam waktunya TUHAN.Perhiasan adalah untuk kebanggaannya Tuhan. Promosi dan Multiplikasi dapat kita alami setelah kita selesai dalam pembentukan pribadi, bertindak dengan iman (menabur) dan barulah kita menuai hasil yang maksimal.
"BAGAIMANA MENGENAL KEHENDAK ALLAH"
Pembicara: Pdt. Anthony Chang,MTH
Tanggal 15 May 2011 Ibadah Raya IV (jam 16.30 W.I.B)
Ayat Firman Tuhan : Habakuk 1:1-2:1
1Ucapan ilahi dalam penglihatan nabi Habakuk.
2 Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: "Penindasan!" tetapi tidak Kautolong?
3 Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi.
4 Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.
5 Lihatlah di antara bangsa-bangsa dan perhatikanlah, jadilah heran dan tercengang-cengang, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan.
6Sebab, sesungguhnya, Akulah yang membangkitkan orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu, yang melintasi lintang bujur bumi untuk menduduki tempat kediaman, yang bukan kepunyaan mereka.
7Bangsa itu dahsyat dan menakutkan; keadilannya dan keluhurannya berasal dari padanya sendiri.
8Kudanya lebih cepat dari pada macan tutul, dan lebih ganas dari pada serigala pada waktu malam; pasukan berkudanya datang menderap, dari jauh mereka datang, terbang seperti rajawali yang menyambar mangsa.
9 Seluruh bangsa itu datang untuk melakukan kekerasan, serbuan pasukan depannya seperti angin timur, dan mereka mengumpulkan tawanan seperti banyaknya pasir.
10 Raja-raja dicemoohkannya dan penguasa-penguasa menjadi tertawaannya. Ditertawakannya tiap tempat berkubu, ditimbunkannya tanah dan direbutnya tempat itu.
11Maka berlarilah mereka, seperti angin dan bergerak terus; demikianlah mereka bersalah dengan mendewakan kekuatannya.
12Bukankah Engkau, ya TUHAN, dari dahulu Allahku, Yang Mahakudus? Tidak akan mati kami. Ya TUHAN, telah Kautetapkan dia untuk menghukumkan; ya Gunung Batu, telah Kautentukan dia untuk menyiksa.
13Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak dapat memandang kelaliman. Mengapa Engkau memandangi orang-orang yang berbuat khianat itu dan Engkau berdiam diri, apabila orang fasik menelan orang yang lebih benar dari dia?
14 Engkau menjadikan manusia itu seperti ikan di laut, seperti binatang-binatang melata yang tidak ada pemerintahnya?
15 Semuanya mereka ditariknya ke atas dengan kail, ditangkap dengan pukatnya dan dikumpulkan dengan payangnya; itulah sebabnya ia bersukaria dan bersorak-sorai.
16 Itulah sebabnya dipersembahkannya korban untuk pukatnya dan dibakarnya korban untuk payangnya; sebab oleh karena alat-alat itu pendapatannya mewah dan rezekinya berlimpah-limpah.
17 Sebab itukah ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa-bangsa dengan tidak kenal belas kasihan?
Pasal 2
1 Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku.
Orang percaya (umat Allah) selalu mencari tahu kehendak TUHAN dalam segala yang dialaminya dalam hidup, apapun itu bentuknya.
Bagaimana caanya mengenal TUHAN dalam kehidupan kita?
Hal ini sulit untuk dijawab, sebab antara kita dengan TUHAN sudah sangat berbeda. Untuk mengenal suami/isteri saja kita sangat sulit apalagi TUHAN dan kehendak-Nya. Kita bisa mengenal kehendak TUHAN tetapi hal itu bukan sesuatu yang mudah.
Untuk mengerti kehendak TUHAN, ada tiga hal yang perlu ita ketahui:
1. Aku okay, TUHAN okay. Itu pasti kehendak TUHAN
2. Aku okay, TUHAN tidak okay.Hal ini jelas bukan kehendak TUHAN.
3.Aku tidak okay. TUHAN okay. Hal ini terjadi, dimana TUHAN mau supaya kehendak-Nya jadi atas kita. Sikap kita adalah menerima sajadan tak bisa melawan.
Pada poin yang ke-3, hal ini benar-benar terjadi dalam kehidupan nabi Habakuk di mana di depan matanya ketidak adilan dan penindasan yang ditimbulkan oleh TUHAN sendiri.
Prinsip mengenal dan mengerti kehendak TUHAN, bahwa kehendak TUHAN itu :
1.Berlaku dinamis.Kecocokan suami-isteri pada awal pernikahan mungkin sangat kuat, tapi setelah perjalanan rumah tangga makin lama, barulah akan terlihat apakah kecocokan tersebut semakin bertambah (progresif) ataukah berkurang (regresif). Namun kalau kita bisa mensyukuri kehendak Tuhan maka kita akan mengalami hal yang dinamis dan progresif.
2.TUHAN selalu memberi tanda (sign). Seperti yang dialami oleh Eliezer dalam mencari pasangan hidup Ishak. Tapi tanda bagi setiap orang selalu berbeda karena zamannya sudah berbeda. Kita tidak bisa membuat semuanya sama. Prinsipnya sama tapi tanda itu berbeda.
3.Ada koridornya (garis batas/penuntun). Kita harus menyesuaikan kehendak kita dengan kehendak TUHAN yaitu dari Firman TUHAN. Abraham memberi syarat kepada Eliezer dan meminta sumpahnya supaya Eliezer mengambil perempuan dari kota Nahor dan bukan dari Kanaan. Alkitab cukup bagi kita sebagai koridor yang TUHAN berikan supaya mengerti kehendak-Nya.
4.Responsibility (tanggungjawab). Dalam setiap keputusan yang kita ambil entah tepat atau tidak, kita harus tetap memiliki tanggungjawab.
5.Berani melangkah untuk melihat kehendak TUHAN (memutuskan untuk bertindak). Sekalipun yang kita responi adalah kehendak TUHAN ataupun jika TUHAN telah menyatakan kehendak-Nya kepada kita tapi jika kita tidak melangkah ke depan untuk melihat kehendak-Nya ,maka kita tidak akan mengalami apa yang menjadi kehendak TUHAN bagi kita.Mujizat dari TUHAN terjadi ketika kita melangkah dalam iman dan yakinlah, TUHAN selalu menolong kita.
Apapun yang kita alami, hal yang sulit untuk kita mengerti, namun Tuhan mau supaya kita tetap percaya bahwa Ia tetap hadir dan menyatakan kehendak-Nya lewat semua itu dan pasti semuanya akan mendatangkan kebaikanbagi kita.
"PASKAH MEMBAWA PERUBAHAN BAGI HIDUP"
Pembicara: Pdt. Johan Lumoindong

Tanggal 01 May 2011 Ibadah Raya IV (jam 16.30 W.I.B)
Ayat Firman Tuhan : Yohanes 20:9-10
Yohanes 20:9-10 9Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan,bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.10Lalu pulanglah ke dua murid itu ke rumah.”
Rencana Bapa harus digenapi dalam Kristus Yesus sekalipun dunia tidak mengerti akan rencana-Nya.
Ketidak pahaman murid-murid Yesus terhadap apa peristiwa yang Yesus alami tidak menghambat penggenapan janji Bapa yaitu Yesus harus bangkit dari antara orang mati, Kata “harus”menunjukkan kuasa dan komitmen Allah yang tidak berubah dalam menggenapi janji-Nya supaya kita semua yang percaya pada-Nya diselamatkan.
Kuasa dan rencana Bapa juga tidak berubah hingga sekarang ini terhadap hidup kita, yaitu kita orang percaya harus bangkit dari dosa (bertobat dan meninggalkannya), harus bangkit dari keterpurukan, harus berubah, harus optimis dalam hidup, harus setia, harus diselamatkan, dll walau kadang kita tidak mengerti maksud Tuhan dalam semuanya itu.
Apa yang tidak dimengerti oleh murid-murid Yesus?
1.Bahwa Tuhan selalu bertindak dalam waktu-Nya (kesempatan pertama).Yohanes 20:1Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur
Kita harus bergerak dalam waktu Tuhan, ketika kesempatan pertama itu datang untuk kita.Orang yang terlambat bertindak dalam waktu Tuhan juga akan terlambat menerima berkat-berkat-Nya.
Mencari wajah Tuhan, kita harus datang lebih awal (dalam doa fajar, dalam pertemuan ibadah) sehingga kita tidak ketinggalan untuk mengalami hadirat-Nya.Jangan buang waktu dalam hidup kita, setiap kesempatan pertama datang bagi mkiota, responi itu dengan percaya bahwa Tuhan akan melakukan bagian-Nya yang terbaik bagi kita pada kesempatan pertama itu. Jangan suka menunda untuk merespon setiap ajakan Firman Tuhan yang datang bagi kita.
2.Tuhan selalu membawa kita selangkah di depan.Yohanes 20:4. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
Orang yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan mengerti akan rencana Tuhan bagi hidupnya akan selalu menempatkan dirinya selangkah di depan orang-orang yang lain. Tuhan tidak pernah mengecewakan kita.
Dia akan membawa kita naik dan menjadikan kita sebagai contoh serta teladan bagi banyak orang. Kita selalu dibawa-Nya selangkah dalam setiap hal dan setiap waktu sehingga melalui semuanya itu, nama-Nya dipermuliakan.
-->
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan Juni 2011
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan April 2011
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan Februari 2011
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan Januari2011
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan November- Desember 2010
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan September-Oktober 2010
Ringkasan Khotbah Agustus - Desember 2009
Back
to home
Ringkasan Khotbah Februari 2009
Back
to home
|
|
|
|
COPYRIGHT 2011-2013 LIVINGBLESSING |
|
|
|
Hidup
yang memberkati, Berkat yang menghidupkan , Berkat dan Hidup.Situs berkat bagi Indonesia. Sukacita adalah ciri orang Kristen, menjadi saluran berkat sesama.
|