Pdp.Roy Tanudjaja,M.Sc
Tanpa TUHAN "you are nothing"
3 tahun lebih menjabat sebagai wakil gembala divisi Pengajaran di GBI Intercon pria yang biasa kita kenal dengan panggilan Pak Roy ini menuturkan semua yang terjadi dalam hidupnya karena Tuhan yang bela, bukan karena kuat ataupun gagah dirinya.
Pria kelahiran Surabaya ini terlahir dari keluarga yang berada, sehingga Roy kecil tumbuh menjadi anak yang manja karena setiap apa yang diinginkan selalu dia dapatkan, namun ketika menghadapi kenyataan usaha papanya sedikit demi sedikit mengalami nkemunduran bahkan kebangkrutan. Roy yang telah menginjak remaja tidak dapat menghadapi kenyataan yang terjadi. Mengetahui kebangkutan papanya disebabkan oleh Oom-nya sendiri (adik papa) Roy dendam dan ingin membalas apa yang telah menimpa keluarganya.
Singkat cerita Roy remaja memutuskan sekolah di Belanda. Tinggal di Belanda selama 7 tahun dengan adik mamanya dengan suatu alasan “pembuktian” siapa yang lebih hebat dia atau Oom-nya, satu yang terlintas dalam hatinya bahwa dia ingin kaya karena sukses adalah kaya dan banyak uang pikirnya saat itu..
Tahun 1994 pak Roy menemukan tulang rusuknya dan di tahun 1996 memutuskan untuk menikah dengan Tirza Juliana Wibowo di Belanda, di akhir tahun 1996 itu pula pak Roy meraih Master of Science di Technische University of Deft,Belanda.
Tahun 1997 pak Roy pulang ke Indonesia dan mulai bekerja di sebuah perusahaan asing, singkat cerita hanya dalam waktu tiga tahun pak Roy telah menempati posisi General Manager.Timbul kesombongan dalam dirinya dan merasa dia sukses bukan karena Tuhan tapi karena usahanya sendiri. Proses Tuhan terjadi di tahun 2003, apa yang selama ini dibanggakan dan menjadikannya sombong Tuhan goncangkan. Hal pertama yang Tuhan ijinkan terjadi adalah fitnah dari beberapa orang yang menyebabkan kehilangan pekerjaannya karena dianggap telah menggelapkan uang perusahaan.
Seiring dengan kehilangan pekerjaannya, keuangan keluargapun Tuhan proses bahkan untuk kehidupan sehari-hari pun tidak ada. Proses setahun-dua tahun dalam hidupnya yang dipenuhi dengan air mata itu membuktikan bahwa tanpa Tuhan “you are nothing”, satu hal yang pak Roy syukuri adalah istri yang cinta Tuhan. Keberadaan istrinya, Tirza yang menguatkan dan memotivasinya untuk bangkit, saat itu istrinya mengatakan “Roy kalau kamu mau bertobat dan mau berbalik ke jalan yang benar, Tuhan pasti mampu pulihkan keadaanmu.” Dari saat itulah saya mulai mengalami kasih Kristus dalam hidup saya dan saat itu juga saya mau berkomitmen untuk melayani di ladang Tuhan. Tahun 2004 saya mulai melayani walaupun bukan berarti waktu itu sudah pulihkan sepenuhnya tapi Tuhan terus proses tahun demi tahun hidup saya dalam pelayanan hingga saat ini.
Kalau saja tahun 2003 Tuhan datang saya tidak diangkat karena kehidupan saya tidak layak di hadapan Tuhan, sebaliknya saat ini saya bersyukur karena Tuhan berikan keselamatan yang luar biasa dalam hidup saya. Yang kedua saat ini Tuhan pulihkan ekonomi saya berlimpah, apa yang di tahun 2003 Tuhan ijinkan hilang, saat ini Tuhan pulihkan berlipatkali ganda. Bahkan kalau saat ini saya memiliki beberapa perusahaan, ini semua bukan karena kuat dan gagah saya tapi semua karena Tuhan.
Saat ini saya baru bisa menyelami rencana Tuhan yang dahsyat dalam hidup saya kalau saja tahun 2003 saya tidak dikeluarkan dari perusahaan tersebut mungkin saya tidak akan jadi pengusaha, mungkin saya tidak akan memiliki beberapa perusahaan seperti saat ini. Yang lebih penting lagi Tuhan percayakan pelayanan yang luar biasa.”
Pdp.Roy Tanudjaja,M.Sc
Intinya kalau Tuhan baru proses kita, tunduk saja karena Tuhan sedang didik kita untuk menjadikan kita luar biasa, dan Tuhan akan pakai hamba-Nya untuk menyatakan kemuliaan Tuhan bukan hanya di gereja tetapi juga di market place, kita akan di angkat Tuhan, dibedakan oleh Tuhan antara yang mengandalkan Tuhan dengan yang tidak mengenal Tuhan.
Tugasnya sebagai Wakil Gembala Divisi Pengajaran membuatnya memiliki sebuah kerinduan sekaligus harapan untuk mewmuridkan dan memberikan pengajaran kepada semua jemaat hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Sebab dia percaya setiap jemaat yang hidup benar Tuhan akan memberikan berkat yang melimpah sesuai janji-Nya.
LIGHT’S ON COOL MAG’Z edisi VII/2010
|