Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]
banner
Foyer
. HOME
SETEGUK MADU
F.A.Q
GAMBAR ROHANI

Kontak Pengunjung

SYAIR LAGU ROHANI

 


INNER LINK
DAFTAR LINK KRISTEN
LINK KRISTEN BAHASA INGGRIS
LINK KRISTEN BAHASA ASING LAINNYA
LINK ORGANISASI KRISTEN INDONESIA
LINK ORGANISASI KRISTEN  
LINK KRISTEN INDONESIA  

 
 

Last Update :

 

 

 

 

Google

TESTIMONY 

Aku Pernah Jadi Waria
KESAKSIAN LUKAS POHAN HENDRA, EX WARIA TANPA KAKI
 

 

Tidak ada seorangpun di dunia ini mau mempunyai masa lalu yang suram. Kini hidupku sangat diubahkan Kristus, walau melalui proses panjang melelahkan
Kelahiran Yang Tidak Sempurna.

Nama saya Hendra, pria kelahiran Medan 24 Juli 1976. Saya bungsu dari 3 bersaudara. Papa hanya seorang pekerja biasa pada sebuah perusahaan ekspedisi, sedangkan mama hanyalah ibu rumah tangga biasa. Kami hidup dengan sangat sederhana. Kelahiran bayi dalam sebuah keluarga biasanyamembawa kebahagiaan tersendiri, bukan dengan kelahiranku karena ternyata bayi yang dilahirkan cacat, tidak mempunyai sepasang kaki yang utuh, hanya beberapa centi pangkal paha dan sepasang telapak kaki yang juga tidak utuh, tidak hanya tubuh bagian luar yang cacat, namun juga dengan kondisi jantung yang lemah (bocor klep) , dan tidak punya lubang anus, sungguh penderitaan yang sangat sengsara.

Shock berat dirasakan oleh keluargaku, apalagi saya harus menjalani berbagai macam tindakan medis karena tidak adanya lubang pembuangan kotoran pada tubuh saya, sehingga setiap kali dokter harus membuang kotoran lewat perutku, dan tentunya biaya sangatlah besar. Pembedahan itu berlangsung terus hingga beberapa tahun umurku, sebab untuk membuatkan lubang anus membutuhkan pendanaan yang harus dikumpulkan dengan waktu lama.

Pada usia saya 4 tahun, kami sekeluarga pindah ke Surabaya untuk mencari peninggkatan pendapatan. Akhiornya setelah menjalani lima kali operasi, aku bisa buang air besar seperti layaknya orang normal.

PAPA TIDAK BISA MENERIMA KEADAANKU
Di rumah, saya hanya mendapatkan kasih sayang mama bersama seorang pembantu perempuan. Ketika masih kecil, kata-kata kutukan sering terlontar dari papa kepada saya. Pada acara keluarga apapun, saya tidak pernah diikut sertakan.

Masa kecil yang pahit

Akibat perlakukan papa seperti itu, pernah saya menangis ke mama. Saya bertanya mengapa papa kok jahat. Apakah saya ini bukan anaknya? Kalau benar bukan anaknya, lebih baik sejak kecil saya diracun saja supaya mati. Tetapi mama selalu menguatkan saya, “Kamu jangan masukkan ke dalam hati, papa kamu itu sebenarnya sayang sama kamu!”

Ketika kakak saya menikah, papa saya menekan saya, “Kamu jangan sampai bersuara atau keluar dari kamar. Jangan sampai ketahuan dari pihak keluarga perempuan. Kalau sampai kamu keluar, berarti kamu minta dikasihani. Kamu seperti orang yang meminta-minta!” Kata-kata papa itu sangat menusuk perasaan saya.

Saat itu juga saya ingin mengakhiri hidup. Saya sendirian di kamar, dikunci dari luar. Saya minum obat-obatan yang tidak saya tahu ternyata jumlahnya banyak. Saya overdosis dan kemudian pingsan. Saya jatuh ke tanah dengan mulut berbusa dan tak ada yang mengetahui hal ini.

Aku kehilangan figur seorang papa, aku juga kehilangan figur seorang laki-laki. Saya kehilangan perihal kepriaan yang seharusnya ditanamkan sejak kecil. Saat berumur sekitar 12 tahun, saya ingin bebas. Akhirnya saya terjerumus dalam pergaulan yang buruk. Aku diterima di suatu lingkungan waria.Aku tampil dalam suatu panggung terbuka dan menari sebagai seorang perempuan

Saya mulai hidup dari "menjual" diri di pingir jalan dan mulai pakai narkoba. Saya sering overdosis, keluar-masuk rumah sakit tanpa satu pun keluarga saya yang tahu. Saya menjadi germo yang menjual teman-teman perempuan kepada laki-laki hidung belang dan juga narkoba. Hidup saya semakin tidak benar.



Suara Tuhan Menjamah Hidup Hendra

Ketika saya tidak kuat lagi, sayapun akhirnya putus asa. Pada saat itu juga saya kembali ingin mengakhiri hidup saya. “Tuhan! Aku sudah tidak sanggup hidup seperti ini. Mengapa aku harus hidup di dunia ini? Semua orang membenci aku. Apalagi keluargaku, mereka semua menganggapku seperti sampah. Ambil nyawaku saat ini juga, Aku ingin mati! Ubahkan aku menjadi pria sejati. Aku tidak sanggup Tuhan jika harus menjadi seperti ini terus! Aku tidak sanggup menjadi pria sejati jika dalam keadaan seperti ini.”

Saya seperti mendengar sesuatu pada saat itu, “Aku menciptakan kamu seperti rupa dan gambarKu, bukan seperti model kamu ini. Aku melihat hari-harimu penuh dengan kejahatan. Kamu sudah serupa dengan dunia ini.”

Awalnya saya tidak percaya itu suara Tuhan, saya berontak. Namun suara itu terus terdengar berulang-kali di telinga saya. Sampai akhirnya aku mengambil keputusan untuk pergi ke salon. Saya memotong rambut saya. Di depan cermin itu ,saya menemukan kemuliaan Allah yang sungguh luar biasa. Saya sangat takjub begitu melihat terang di wajah saya.

Saya bertanya, “Mengapa engkau sungguh baik Tuhan Yesus? Semua orang menganggapku sampah, terutama keluargaku namun Engkau menjadikan aku sungguh berharga saat ini.” Pada saat itu juga secara tidak langsung, kepahitan yang aku rasakan diri aku kepada semua orang yang menyakiti saya itu hilang dalam sekejab. Tiba-tiba yang timbul hanya damai sejahtera daripada Allah saja.

Pada akhirnya saya memutuskan untuk mengampuni papaku dan berdamai dengan kedua orangtuanya tersebut. “Saya merasakan sukacita dan damai. Akhirnya saya mulai kembali ke gereja dan pergi ke persekutuan. Saya mulai mengalami pelepasan dan terus menggumuli hawa nafsu saya.”

Hendra Terus Bergumul

Walaupun sudah berubah secara fisik pada saat itu namun perasaan saya masih seperti seorang wanita. Saya masih bisa mencintai seorang pria. Saya menagis di hadapan Tuhan. Saya berdoa, “Tuhan Yesus kalau Engkau mau memulihkan saya jangan setengah-setengah seperti ini. Secara fisik saya sudah berubah namun perasaan saya masih seperti seorang perempuan, Tuhan. Tolong Tuhan ubah saya!“ Secara bertahap akhirnya Tuhan menolong. Saya bisa menghilangkan perasaan ini yang menyukai sesama jenis.

Hendra sekarang bukan lagi Sandra. Hendra sekarang adalah seorang pria sejati yang mampu mencintai seorang wanita. Bahkan ia saat ini menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan.

Kalau saya bisa dipulihkan dari seorang waria menjadi seorang pria sejati, Tuhan juga telah mengubahkan keluarga saya yang mengenal Tuhan, kini melayani Tuhan begitu luar biasa. Sungguh Tuhan Yesus memang dahsyat dan sungguh ajaib.

    S
     
     
Google

Interdenominasi
J
GBI, GKMI, GIA, GPIA, GPIB, GKI, GKJTU, JKI,GKPB, HKBP, Katholik, Gereja Orthodox, Ouikoumene, Charismatik, GSJA, GPDI, GPPS, GKII, GII, GKJ, GKB, GKO ""

 
 

 

 

 
AVAILABLESCREEN    BEST WITH FIREFOX

 


HALAMAN INDUK

KATA BIJAK

B

dikumpulkan dari berbagai sumber oleh: E. S

 

 

tulisan lain: Saat Sedih (Ayah yang kehilangan putri kesayangannya akibat kecelakaan mobil) , B.K a

Sumber : "Majalah Sepadan Oktober-Nopember 2006 S"
"Dengan beberapa suntingan" oleh Team LIVINGBLESSING

© 2005 - 2007 EDDY SRIYANTO  Telp.: (021) 93520099 / 0812.2525.268 ; : kirim email

 

back to home

banner

 

<IMG alt="ganjal.gif (72 bytes)" height=4 src="http://archipeddy.com/ganjal.gif" width="100%">