banner
Foyer
. HOME
SERBA-SERBI JARGON ROHANI
F.A.Q
GAMBAR ROHANI

Kontak Pengunjung

 

SYAIR LAGU ROHANI

 


INNER LINK
DAFTAR LINK KRISTEN
LINK KRISTEN BAHASA INGGRIS
LINK ORGANISASI KRISTEN  
LINK KRISTEN INDONESIA  

 
 

 

.

Last Update :

 

 

 

 

Google

 

SETEGUK MADU
Kisah kehidupan :
dikumpulkan dari berbagai sumber
dirangkum oleh Eddy Sriyanto


Isi
Margaret Franklin Zadow
Keluarga Pendukung Patrick Huges
Kerendahan Hati George Washington
Keluarga Pendukung Billy Graham
Citra Diri Positif,kisah lain Hellen Keller

"Ketika Margaret Franklin Zadow, salah seorang penulis renungan The Upper Room, berusia lima tahun, wabah polio menyerang desanya. Walaupun begitu, bapaknya tidak menyadari kalau penyakit tersebut juga menyerang Margaret.
Bapaknya baru menyadari ketika Margaret tiba-tiba lumpuh. Untuk pergi-pulang ke dokter, Margaret dibopong oleh tangan-tangan kuat bapaknya. Orang-orang yang bertemu dengan mereka terpana melihatnya. “Mungkin terasa aneh mengapa seorang bapak membopong seorang gadis yang bukan bayi lagi.’ Kata Margaret.
Dan selama masa kanak-kanaknya, Margaret sangat bergantung kepada tangan-tangan kuat bapaknya. Ubntuk pergi ke kamar mandi, untuk ke luar rumah sekedar untuk berjemur dan untuk melakukan kegiatan lain yang membutuhkan tempat berbeda, maka tangan-tangan kuat bapaknya yang menopangnya.

Ketika Maergaret sakit, ketika dia menangis dan sedih, tangan-tangan kuat bapaknya mendekapnya erat-erat. Margaret pun berkata “Banyak anak tidak seberuntung diriku. Mereka tidak mempunyai bapak di bumi yang mau mendekap dan membopong mereka.”
Menarik sekali untuk diperhatikan bahwa ternyata Allah memakai pengalaman manis yang diterima Margaret dari bapaknya itu untuk menyadarkan dirinya bahwa Bapa di Surga juga sudi untuk mendekap dan membopong umatNya yang lemah. “Bapakku yang di bumi meninggal beberapa tahun kemudian, tetapi Bapa di Sorga mengawasiku selalu,mendekapku dengan tangan kasihNya, memberi kekuatan ketika aku menghadapi masalah dan membopongku ketika aku lemah. Demikian juga Dia akan melakukan hal yang sama bagi setiap orang percaya,juga bagi mereka yang tidak mempunyaui bapak. Ia mau memperhatikan dan membopong mereka ketika mereka lemah.”


SUPPORTED FAMILY

" Patrick Hughes dilahirkan dalam kondisi buta dan lumpuh, tetapi keadaan ini tidak membuatnya putus asa. Prestasinya sungguh menakjubkan, menjadi anggoota band sekolah, pianis yang mengadakan konser di Kennedy Center dan juga melakukan rekaman solo.
Tak hanya itu, ia juga seorang mahasiswa dengan predikat "straight A" dan menerima Disney's Wide world of Sport Spirit Award 2006.
Kesemuanya itu diperoleh Patrick, tak hanya karena keuletannya. Keluarganya adalah pendukung yang terbesar, terutama ibu dan kedua adik Patrick."
Ayahnya bekerja di perusahaan ekspedisi, yang berinisiatif mengambil kerja shift malam agar ia dapat membantu Patrick belajar di sekolah pada siang hari. Ketika Patrick menjadi anggota marching band peniup terompet dengan menggunakan kursi roda di kampusnya, ayahnya turut serta mendorong kursi roda, dan melakukan manuver untuk membentuk konfigurasi barisan.


KERENDAHAN HATI GEORGE WASHINGTON
Suatu hari, George Washington yang menjabat sebagai Presiden Pertama Amerika Serikat berjalan bersama dengan Jenderal Lafayette sambil bercakap-cakap. Ketika itu mereka berpapasan dengan seorang pesuruh yang sudah sangat tua. Pesuruh itu memberi hormat dengan mengangkat ujung topinya, sambil berkata "Selamat pagi, Jenderal,". Segera George Washington membalas salam itu dengan melepas topi, dan sambil membungkuk ia menjawab,"Selamat pagi juga, semoga hari ini menyenangkan Anda,". Jenderal Lafayette melihat tanggapan George Washington yang demikian sopan, ia bertanya:"Jenderal, mengapa Anda harus membungkuk untuk menghormati seorang pesuruh rendahan?" . George Washington dengan bijak menjawab sambil tersenyum,"Saya tidak mau kalau dia menjadi orang yang lebih ramah dari pada saya sendiri.".


KELUARGA BILLY GRAHAM
Keberhasilan hamba Tuhan dari Amerika, Billy Graham tidak terlepas dariu unsur peranan Ruth Bell Graham, istri yang mendampingi dan mensupportnya, seperti yang pernah diakuinya:"Ruth adalah partner hidup saya, dan Tuhan berkata bahwa kami berdua adalah tim yang kuat. Pelayanan saya yang dirintis berrpuluh tahun tak akan seperti ini bila tanpa pengaruh, dukungan dan dorongan yang telah ia berikan,".
Sedangkan puteranya, Franklin Graham mengatakan:" Papa tidak akan menjadi seperti sekarang ini jika bukan karena pengaruh mama, yang setia menolong papa untuk menyiapkan firman yang akan disampaikan.


Tentang Billy Graham: Selengkapnya
.


CITRA DIRI YANG POSITIF - SATU PETIKAN KEHIDUPAN HELEN KELLER
Citra Diri Yang Positif Seorang dokter berbicara kepada seorang ibu muda,”Saya sangat menyesal,Nyonya Keller, tapi Anda harus berani menghadapi ini.” Dengan berlinang air mata, ibu itu berkata,”Jadi, bayi saya tidak dapat sembuh? Dia akan ...” “Tidak, dia tidak akan mati, tapi dia akan buta dan tuli.”
Sang dokter meninggalkan ruangan sambil bergumam,”Jadi apa ya dia nanti? Menyedihkan, kasus ini salah satu yang terburuk yang kuhadapi. Akan lebih baik bila bayi itu mati saja.” Namun bayi itu tumbuh dan kemudian dikenal sebagai Helen Keller, salah satu tokoh yang paling terkenal, berguna dan bahagia. Dengan bergantung padaq indera peraba dan pencium, ia belajar dan rajin berbicara dan menulis. Tulisannya bagus dan mendapat perhatian luas, ia diundang berbicara di berbagai tempat di seluruh dunia. Ia menyelesaikan kuliah di perguruan tinggi dan menulis sejumlah buku yang inspiratif. Helen berkata “Aku jarang memikirkan keterbatasanku dan semua itu tidak membuatku bersedih.”


SELANJUTNYA KEDUA(Part Two): Seteguk Madu Bagian 2
SELANJUTNYA KETIGA(Part Three): Seteguk Madu Bagian 3

 

 

Back to home
Google
.

Back to home

GBI Pasar Minggu

 


 
editor : Eddy Sriyanto
COPYRIGHT 2011 - 2013 LIVINGBLESSING

 Hidup yang memberkati, Berkat yang menghidupkan , Berkat dan Hidup.Situs berkat bagi Indonesia. Sukacita adalah ciri orang Kristen, menjadi saluran berkat sesama. banner

gif